Bandung, December 11, 2013. 00:49
Mungkin ini hanya sekedar tulisan yang tidak ada artinya.
Tiba-tiba saja segerombolan kata-kata yang tidak bermakna ini terus saja berdiam dikepalaku.
Bahkan aku tidak tau cara menuliskannya, tapi pikiranku terus memaksa.
Mungkin pertanyaan ini sudah pernah dilontarkan secara langsung, tapi sekarang pertanyaan yang sebenarnya sudah ada jawaban ini terus saja membuatku ragu.
Aku tidak yakin beberapa dari mereka menjawabnya dengan jujur, lagi pula siapa yang tau apa yang akan terjadi kedepannya, ini masalah waktu saja.
Hmm..
Tidak butuh waktu lama untuk tau jawabannya kan, sekarang semakin terlihat saja, apa yang dapat aku lakukan? Tidak ada.
Ya, begitulah, mungkin saatnya intropeksi, mungkin bukan benar-benar dukungan, sekedar menghargai atau lebih parah lagi karena rasa kasihan.
Tidak ada yang tau jawabannya, hanya Tuhan yang tau.
Apakah ada kata terlambat untuk menyesal?
Apakah ada kata terlambat untuk berubah?
Apakah ada kata terlambat untuk merubah arah?
Secara teori jawabanya TIDAK, dan siapapun akan berkata demikian.
Tapi, apakah ada kata menyesal? Tentu saja TIDAK.
Semua orang punya jalannya masing-masing. Tinggal bagaimana mereka menemukan kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan itu.
Tidak perlu menjadi high heels mahal dan mewah jika kau hanya akan selalu berada di bawah, cukup jadi jepitan rambut sederhana yang dapat membuat rambut menjadi rapi dan terlihat menarik.
Ya, kalian pasti mengerti..
No comments:
Post a Comment