Bandung, 15 Februari 2013. 12:00
Sehari setelah kemeriahan hari yang berwarna pink.
Mungkin sebagian orang berfikir mengapa harus merayakan tanggal 14 Februari jika kau dapat merayakan hari kasih sayang itu setiap hari. Jujur saja aku setuju dengan pendapat itu.
Tapi mungkin untuk sebagian orang berbeda, akupun menghargainya.
Oke hari yang didominasi dengan warna pink, bunga mawar, dan coklat itu telah berakhir,
namun apakah kasih sayang mereka juga sudah berakhir? Siapa yang tau.
Jujur saja walaupun tidak merayakan moment pada hari itu aku sangat menikmatinya,
Nuansa merah jambu yang dapat dijumpai di hampir seluruh pusat perbelanjaan, coklat dengan hiasan yang meriah, dan kalian tau salah satu florist yang ada di kota ini sangat penuh pengunjung.
Seperti kemarin ketika aku akan makan siang bersama sahabatku, kami melewati florist itu, dan banyak kendaraan yang parkir disana, ini menarik tentu saja.
Alunan musik romantis terus terdengar disetiap radio sejak pagi, bahkan begitu juga dengan playlist di mp3 ku.
Ketika berada disalah satu pusat perbelanjaan juga menyediakan stand khusus yang menjajakan berbagai warna coklat, bunga, dan boneka.
Tidak, aku tidak membeli apapun disana, karena aku dapat makan coklat-coklat itu setiap hari, dan aku juga memiliki cukup banyak boneka yang mendominasi tempat tidurku, haha! Aku beruntung kan? Memang.
Tapi aku menyukai semua yang ada dihari itu nuansa feminime yang sangat kental menurutku.
Sangat disayangkan suasana seperti itu tidak ada setiap hari,
Mungkin aku harus menciptakan itu sendiri, menghadiahi hal kecil untuk orang-orang terdekat, tidak salah kan, bukankah itu menarik.