Wednesday, December 11, 2013

Random Things

Bandung, December 11, 2013. 00:49

Mungkin ini hanya sekedar tulisan yang tidak ada artinya.
Tiba-tiba saja segerombolan kata-kata yang tidak bermakna ini terus saja berdiam dikepalaku.

Bahkan aku tidak tau cara menuliskannya, tapi pikiranku terus memaksa.

Mungkin pertanyaan ini sudah pernah dilontarkan secara langsung, tapi sekarang pertanyaan yang sebenarnya sudah ada jawaban ini terus saja membuatku ragu.
Aku tidak yakin beberapa dari mereka menjawabnya dengan jujur, lagi pula siapa yang tau apa yang akan terjadi kedepannya, ini masalah waktu saja.
Hmm..
Tidak butuh waktu lama untuk tau jawabannya kan, sekarang semakin terlihat saja, apa yang dapat aku lakukan? Tidak ada.
Ya, begitulah, mungkin saatnya intropeksi, mungkin bukan benar-benar dukungan, sekedar menghargai atau lebih parah lagi karena rasa kasihan.
Tidak ada yang tau jawabannya, hanya Tuhan yang tau.

Apakah ada kata terlambat untuk menyesal?
Apakah ada kata terlambat untuk berubah?
Apakah ada kata terlambat untuk merubah arah?
Secara teori jawabanya TIDAK, dan siapapun akan berkata demikian.
Tapi, apakah ada kata menyesal? Tentu saja TIDAK.

Semua orang punya jalannya masing-masing. Tinggal bagaimana mereka menemukan kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan itu.

Tidak perlu menjadi high heels mahal dan mewah jika kau hanya akan selalu berada di bawah, cukup jadi jepitan rambut sederhana yang dapat membuat rambut menjadi rapi dan terlihat menarik.

Ya, kalian pasti mengerti..

Wednesday, November 6, 2013

This Afternoon

Bandung, November 6, 2013 (12;25)

Jika kalian ingin tau bagaimana cuaca Kota Bandung siang ini, cerah, berawan, berangin, sangat menenangkan apalagi jika ditemani coffee late dan suara merdu Jason Mraz yang menyanyikan I Won't Give Up.
Pasti kalian akan bertanya, jawaban apa itu? Ya itu jawabanku.

Selamat menikmati siang ini.

Saturday, May 4, 2013

Noisy Saturday

Saturday, May 4, 2013. 16:26.

Sabtu yang bisa dibilang cerah! Sore ini aku bisa melihat langit biru dan awan putih yang bersinar. Sepertinya tidak terlihat tanda-tanda awan kelabu akan datang, ya aku senang.
Suasana diluar kamar kecilku inipun cukup meriah, terdengar anak-anak bermain, bercanda, dan berteriak dengan riang, aku rasa mereka juga tengah menikmati suasana sore.
Ini ajaibnya Bandung, setiap sabtu tidak pernah terlihat akan turun hujan, dan cenderung panas. Aku pernah membicarakannya dengan salah satu temanku, dan mempertanyakan mengapa.
Mungkin saja para pemilik factory outlet dan cafe disini menyewa pawang hujan setiap sabtu. Ya siapa tau..
Hari ini suara deru knalpot kendaraan tidak terdengar samar-samar lagi, seakan semua orang akan memadati jalanan kota, bisa dibayangkan betapa macetnya.
Apa rencanaku sore ini? Hmm entahlah aku juga belum memikirkannya, biasanya serba dadakan seperti kemarin sore, temanku tiba-tiba datang dan kami pergi ke sebuah cafe yang disana telah ada teman-teman lain berkumpul, dan aku menghabiskan jumat malam berkumpul bersama mereka, menyenangkan memang bercerita, bercanda, dan tertawa bersama.
Ada kah yang lebih menyenangkan dari itu? Tidak. Menghabiskan waktu bersama teman-teman adalah hal yang sangat menyenangkan dan tidak bisa digantikan. Rasanya ingin mengulang momen itu setiap hari, tapi tidak mungkin. Mereka pasti punya acara masing-masing sekarang.
Jadi sore ini aku hanya akan berada di kamar kecilku menghabiskan waktu dengan novel-novel, ditemani dengan jajanan tradisional. Tidak, aku tidak akan mengeluh kebosanan dengan hari ini. Aku punya caraku sendiri untuk menikmati sepi, ah terdengar sangat dramatis.
Baru saja aku ngobrol dengan temanku, aku selalu merasa lebih baik dan bisa tersenyum lagi setelah itu. Ya walaupun hanya pembicaraan ringan dan selalu dibarengi dengan candaan. Merencanakan hal-hal yang menyenangkan yang mungkin suatu saat akan dilakukan. Ya tidak ada salahnya kan merencanakan untuk bersenang-senang.
Jadi, nikmati dulu saja hari ini, hari sabtu yang cerah. Semoga sabtu malam kalian semua menyenangkan teman-teman.

Friday, May 3, 2013

Raindrop Story

Friday, May 3, 2013. 13:10

Siang ini ditemani french vanilla coffee, aku mendapati blog yang sudah berdebu.
Sebenarnya sejak lama aku ingin mencoretkan sesuatu di blog ini, tapi aku bingung memulainya. Seakan suara dipikiranku pergi, terbang, dan melayang begitu saja.
Bahkan sampai detik inipun aku tidak tau harus menulis apa.
Aku masih berada di dalam ruang yang sempit, aku melihat sekelilingku, tetap tidak ada sesuatu yang menginspirasiku.
Hanya pemandangan langit kelabu yang terlihat dari jendela kamarku, dan ini tidak terlalu menyenangkan.
Tadinya aku berharap mendapati pemandangan langit yang biru dengan bercak putih, awan.
Aku masih mencari sedikit cahaya disela awan kelabu, ternyata tidak ada.
Jumat yang ku harapkan akan cerah ternyata tidak ada, awan kelabu berlomba-lomba memenuhi birunya langit.
Kalian tau apa yang akan terjadi dimenit berikutnya, ya..
Dalam hitungan detik gemuruh pasti datang, ya ada cahaya, kilatan, tapi bukan cahaya itu yang ingin ku temui.
Beberapa hari ini selalu seperti itu, siang tanpa matahari. Bandungku lagi tidak bersahabat.
Saat ini aku dapat mendengar titik hujan yang mulai menapaki bumi, semakin lama semakin ramai. Ya hujan siang ini akhirnya turun.
Aku masih terjebak diruang sempit ini, dengan suasana yang sepi dan dingin, terdengan suara kendaraan berlalu lalang dari kejauhan, tapi tetap sepi, tak ada suara anak-anak kecil bermain seperti biasanya, hanya hujan yang berlomba-lomba menyerbu atap rumah.
Angin dingin memburu memasuki ruangan melalui jendela kecil disampingku dan membawa beberapa titik hujan yang seakan ingin menerobos kedalam ruang ini.
Aku hanya melihat mereka menari dibalik jendela, dan merasakan aroma hujan yang sebenarnya sangat ku sukai.
Tidak! Aku tidak akan keluar menemani mereka menari.
Kemudian aku kembali diam, mengabaikan tarian hujan, namun mereka sekarang bernyanyi, ya nyanyian hujan yang seakan-akan memaksaku mendengarnya, semakin keras dan lantang suara itu.
Aku masih mengabaikannya, mereka terdengar marah dan mulai marah dan terus memaksa, namun aku tidak bergeming.
Aku menutup jendela, dan mereka semakin marah, terdengar seperti mengetuk-ngetuk jendela dan memaksa ingin masuk, ketukan yang semakin cepat dan keras.
Aku menutup telinga dengan bantal, akhirnya merekapun menyerah, mereka pergi dari jendelaku dan menjauh, mereka capek, dan aku hanya tersenyum. Mungkin saja mereka pergi mencari jendela lain dan memaksa siapapun menemani mereka bermain.

Friday, February 15, 2013

Nuansa 14 Februari

Bandung, 15 Februari 2013. 12:00

Sehari setelah kemeriahan hari yang berwarna pink.
Mungkin sebagian orang berfikir mengapa harus merayakan tanggal 14 Februari jika kau dapat merayakan hari kasih sayang itu setiap hari. Jujur saja aku setuju dengan pendapat itu.
Tapi mungkin untuk sebagian orang berbeda, akupun menghargainya.
Oke hari yang didominasi dengan warna pink, bunga mawar, dan coklat itu telah berakhir,
namun apakah kasih sayang mereka juga sudah berakhir? Siapa yang tau.
Jujur saja walaupun tidak merayakan moment pada hari itu aku sangat menikmatinya,
Nuansa merah jambu yang dapat dijumpai di hampir seluruh pusat perbelanjaan, coklat dengan hiasan yang meriah, dan kalian tau salah satu florist yang ada di kota ini sangat penuh pengunjung.
Seperti kemarin ketika aku akan makan siang bersama sahabatku, kami melewati florist itu, dan banyak kendaraan yang parkir disana, ini menarik tentu saja.
Alunan musik romantis terus terdengar disetiap radio sejak pagi, bahkan begitu juga dengan playlist di mp3 ku.
Ketika berada disalah satu pusat perbelanjaan juga menyediakan stand khusus yang menjajakan berbagai warna coklat, bunga, dan boneka.
Tidak, aku tidak membeli apapun disana, karena aku dapat makan coklat-coklat itu setiap hari, dan aku juga memiliki cukup banyak boneka yang mendominasi tempat tidurku, haha! Aku beruntung kan? Memang.
Tapi aku menyukai semua yang ada dihari itu nuansa feminime yang sangat kental menurutku.
Sangat disayangkan suasana seperti itu tidak ada setiap hari,
Mungkin aku harus menciptakan itu sendiri, menghadiahi hal kecil untuk orang-orang terdekat, tidak salah kan, bukankah itu menarik.

Monday, January 7, 2013

Bandung, January 7, 2013

Maybe its already long time ago, nothing can change.
Hmm, I mean relation with one of my friend, how can I say that?
Actually awkward.
Honestly I miss the old you as my friend..
I won't wish anything just be a good friend like few years ago,
when just me the one who know this feeling, only me the one who keep the secret.
I hate this situation actually, I hate it for sure!
When everybody already know, and maybe you too,
then everything has been change.
I just tired always keep this tears,
but I still keep that feeling,

I still fall for you...