Friday, July 11, 2014
Personal
"Mau ngisi blog ahh.." Niat awal selalu seperti itu,
Setelah login, ngga ada ide.. Blank.
Ya ini memang sering, ah lebih tepatnya selalu terjadi.
Mau curhat, takutnya malah dikirain mengeluh, lagian ya ngga ada yang harus di curhatin juga.
Mau ngebahas capres? ah tinggal baca aja di social media sebelah, udah kebanyakan dan bosen.
Mau ngebahas piala dunia? ya tinggal nonton aja di salah satu tv, ngga usah dipermasalahkan siapa yang menang dan kalah, nikmatin tontonan aja deh.
Mau nngebahas yang sedang happening? ok ini urusan kemanusiaan, ini personal, berikan dukungan maksimal jangan saling menghujat.
Bukannya saya ngga menendukung apapun yang sedang dialami dunia, tapi dukungan ngga harus selalu dipublis di social media kan? Ya ngga harus selalu sharing berita-berita, toh semua juga sudah tau beritanya.
Dukungan, doa, dan sumbangan apapun sifatnya pribadi, dan orang-orang ngga perlu tau, biar pahalanya ngga berkurang.
Belum tentu juga kan mereka yang pro-kontra di social media itu benar-benar mengerti duduk permasalahan yang sebenarnya.
Mari lebih pintar sekarang, terima, dengar, dan baca saja dulu berita apapun yang dishare di social media,
mau ikut"an protes dan saling menghujat di social media? pikir-pikir dulu deh teman-teman.
Tuesday, April 8, 2014
Another Beginning
Friday, February 14, 2014
Another Pinky Day
Bandung, February 14th, 2014.
Valentine...
Oke sebenarnya ini bukan termasuk hari penting yang harus ditandai dengan spidol merah. Sama seperti yang pernah ditulis ditanggal dan bulan yang sama tahun lalu.
Aku sangat menyukai suasananya, masih dengan nuansa merah jambu ceria yang menghiasi setiap pusat perbelanjaan.
Yang membedakan valentine tahun ini dengan tahun lalu adalah sahabatku, jika tahun lalu aku masih menceritakan tentang kegiatan memutari Bandung, dan tahun ini sahabatku itu telah menikah dan menyandang status baru sebagai istri, istri siapa? Ya tentu saja suaminya dong...
So let's pray for her new life, new family. God Always bless you my bestie, Maya.
Jadi mungkin aku akan menceritakan sedikit bagaimana hikmatnya prosesi pernikahan sahabatku Maya yang diadakan tanggal 8 Februari 2014 lalu.
Ahh tunggu, baru saja berniat menceritakan rasanya terharu dan jujur saja masih tidak percaya jika sahabatku itu menikah.
Oke lanjut...
Sore itu akad nikah diadakan di Mesjid Pusdai Bandung. Maya dan calon suami, ya sekarang sudah jadi suami, diberikan wejangan dan petuah, serta doa, ya selayaknya akad nikah pada umumnya.
Pada saat dibacakan ikrar, janji, akad, ya apapunlah namanya, dan setelah terdengar kata SAH langsung saja air mata tiba-tiba jatuh tanpa permisi, pura-pura tidak ingat jika saat ini mata full make-up.
Suasana begitu mengharukan, bayangkan saja biasanya aku dan Maya menghadiri acara pernikahan teman-teman, dan kala itu aku berada di acara pernikahannya.
Rasa haru yang tidak dapat ditahan, seperti ada slide show yang entah datang dari mana, seperti memutarkan cuplikan film, bagaimana pertama kali kami berteman, menghabiskan waktu bermain, jalan-jalan, nongkrong di cafe, sampai diam di kelas mendengarkan dosen, curhat, dan apapun yang pernah terjadi selama lebih dari 7 tahun ini terlihat jelas sekali, sampai pada saat aku melihat sahabatku ini mengucapkan janji setia kepada sang suami, senang sekali rasanya berada disana dan dapat mengantarkan Maya ke depan penghulu serta para saksinya.
Kemudian dilanjutkan dengan acara resepsi yang juga sangat ditunggu, walaupun cukup tersiksa dengan high heels 15cm, tapi tidak dapat mematahkan semangat untuk mencoba semua makanan yang ada, dan rasanya ingin bilang, ini resepsi pernikahan atau bazar makanan sih. Haha.
Hmm okey, memang cerita ini sangat tidak ada hubungannya sama judul, karena lebih fokus pada cerita pernikahan sahabatku.
Sekali lagi Happy Wedding for you my lovely bestie, Maya. Happy ever after, long life, be blessing, and all the best for your little family, be a great wife for your hubby.
~Happy Valentine day, love everyday, not just one day.