Tuesday, January 23, 2024

Another Re-Start

Tuesday, January 23, 2024. (21:02)

It's been a while...
Masih dengan kotak yang berisi awan kelabu, bahkan warnanya semaking gelap, dengan kaki yang masih berada ditempat yang sama, seperti tidak ada pergerakan.

Mungkin sebenarnya ada pergerakan, hanya saja terlalu lambat, nyaris tidak terlihat bergerak, oh ada yang jelas terlihat, yaitu kepergian banyak orang.

Kepergian orang-orang yang sebenarnya masih ada, ya mungkin memang sudah habis waktunya, sudah habis masanya, sudah saatnya semua kembali seperti semula, dengan kehidupan masing-masing. Anggap saja ini akhir dari suatu novel, yang tidak selalu happy.

Kemudian ada kepergian yang sangat menyakitkan, yang meninggakan kesedihan yang mungkin tidak akan pernah sembuh, bahkan tidak akan bisa digantikan.

Iya, kepergian mama.
kepergian yang paling ditakutkan oleh semua anak. Ini memasuki tahun kedua sejak kepergian beliau, dan rasanya masih tidak nyata, bahkan saya khawatir akan menjadi gila karena ini.
Sesiap apapun, tidak akan pernah siap.
Sekuat apapun, tidak akan sekuat itu.
Setenang apapun, tidak akan setenang itu.

Emosi yang masih tidak bisa dikontrol, kemarahan dan kesedihan seakan tidak ingin pergi, saya tidak menahan mereka untuk tetap tinggal, hanya saja mereka sudah menjadi teman, ya, teman yang buruk, yang bahkan menutup mata ini dari melihat kebaikan.
Mereka seperti shield dari apapun, mereka menghalangi setiap kebaikan yang berusahan masuk, dan saya masih dengan sadar membiarkan mereka disana.

Mungkin ini juga sudah saatnya untuk mereka pergi, dan membiarkan kebaikan-kebaikan itu masuk, mereka sudah mengakar dengan sangat kuat, mungkin tidak ada bedanya setelah mereka pergi.

Friday, October 18, 2019

Aku

Menua. Sendiri.
Bukan berarti ini keluhan,
aku menikmati saat ini, saat bersama diriku sendiri, di atas kaki ku.
Bersama hal yang aku inginkan, mungkin.
Terkadang suara dikepala ini masih belum ingin berhenti, mereka mulai berisik, mulai protes.
"Iya aku mengerti, aku hanya tidak ingin mendengarmu saat ini." Jawabku.
Suara yang seakan berteriak serta memukul keras disegala sisi, kenapa? Tentu saja mereka protes, dan aku tetap mengabaikan mereka.
Terkadang ada suara ditempat yang selalu ku hindari, hati, mereka merintih, aku masih mengabaikannya.
Mereka sakit, ya aku menyadari itu.
Aku berusaha meredam teriakan mereka, menatap dinding yang kosong, terus menatap hingga suara-suara itu tidak terdengar lagi, untuk sesaat.

Wednesday, April 27, 2016

Mewarnai

Masih di Pekanbaru, 27 April 2016 14:08

Ceritanya sekarang saya lagi iseng mewarnai.
Ditengah maraknya yang jual buku gambar anti stress, atau kerennya Adult Coloring Book.
Saya jadi kepikiran pengen nyobain juga, berangkat dari hobby mewarnai sedari TK sampai umur segini (ngga perlu disebutkan lah umurnya ya), akhirnya saya pun iseng searching yang jual buku mawarnai ini di beberapa lapak online, ya ternyata lumayan juga harganya, jadi galau mau beli apa ngga, tapi pengen punya juga. *nah bingungkan*
Dan dari keisengan ini saya mengandalkan mbah google, dengan mengetik keyword 'adult coloring book' *loading* *loading* wallaaaaa.. Banyak sekali dan free download. Semangat 45 ngebukain semua page-nya dan download kemudian priiiiinnnttt..

Horeee akhirnya saya nyobain deh yg namanya coloring for adult ini, ternyata ngga segampang seperti waktu tk dulu, sekarang mau milih warna juga pake pertimbangan, pake galau segala.
Setelah berpusing-pusing akhirnya beres deh tugas mewarnai dengan bermodalkan gambar dari google, lumayan lah buat pemula yang lagi iseng~

Wednesday, December 16, 2015

Lipstick

Bandung, December 16, 2015.

Bahagia itu sederhana, ya setidaknya kalimat itu bisa mewakili perasaan saat ini.
Bagaimana tidak, setiap menambah 1 koleksian lipstick rasanya bahagia sekali, ya mungkin bukan hanya lipstick, hal ini juga bisa terjadi ketika punya eyeliner baru, mascara, dan juga eyeshadow.

Ya anggap saja ini investasi, begitulah jawaban saya setiap kali ditanya 'ngapain sih punya lipstick/eyeliner/mascara/eyeshadow sebanyak itu?'
Ini bukan jawaban yang tanpa alasan kan, karena nanti disaat diperlukan tidak perlu ribet lagi mencari keliling mall" dan nyobain testernya satu persatu.

Jadi koleksi lipstick, kenapa tidak.
Setiap perempuan pasti mengerti betapa ribetnya menemukan make up yang pas di hati (aduh baper banget kesannya).

Monday, November 9, 2015

Anything Could Happend

Bekasi, November 9th, 2015.

Setelah setahun terlupa akan keberadaan blog ini akhirnya saya memutuskan untuk mem-posting sesuatu disini,
Jadi apa yang terjadi selama setahun ini? Banyak.

Kegalauan yang masih enggan beranjak dari kehidupan saya, atau kisah jatuh cinta yang bikin saya senyum-senyum sendiri mendapati hari-hari saya terasa menyenangkan.
Atau tentang alasan kenapa saya akhirnya berada di kota ini, bukan dikota kelahiran saya.
Ya banyak cerita yang mungkin harus saya simpan sendiri dan tetap mengenakan tittle 'over think' dalam hidup saya. Tidak masalah karena pada akhirnya pun hanya saya sendiri yang dapat menikmatinya.

Jadi ceritanya sebenernya saya baru saja kembali (baca saja: berlibur) dari Bandung.

Diluar rencana yang seharusnya hanya seminggu untuk menghadiri hari bahagia salah seorang sahabat saya, Ucy (happy wedding my dearest ucy), malah kebablasan jadi sebulan. Ya sebulan di Bandung.

Sebenarnya tidak banyak yang berubah, tempat-tempat makanya bahkan hiburan malamnya juga.

Tapi yang berubah adalah keadaannya dimana beberapa tahun lalu masih ada segerombolan remaja (oke anggap saja begitu) yang masih begitu kompak berkumpul disegala situasi dan kondisi sekarang sudah tidak ada lagi dikarenakan sudah sibuk dengan urusan hidup masing-masing.
Tidak ada yang bisa disalahkan karena apapun bisa terjadi kedepannya, siapapun boleh berubah.

Meskipun semuanya berubah namun masih ada beberapa, ya memang tidak seramai dulu, tapi mereka masih menyempatkan diri untuk saling bertemu, sharing, atau sekedar ngopi-ngopi bareng, dan momen itu yang sangat berharga. Jarang bertemu tapi saling mengerti, saling memberi kabar dan saling perhatian.

Terimakasih untuk waktu yang sangat menyenangkan sahabat-sahabat ku, kalian tak akan terganti.