Tuesday, May 1, 2012

Prolog

Konon, ketika seseorang dalam keadaan hidup dan mati, ia akan bisa melihat potongan-potongan kejadian dalam hidupnya, seperti menonton film yang jelas alur ceritanya. Benarkah itu?

Oh ya, aku sedang mengalaminya. Ketika tubuhku terlempar ke sana-sini, pandangan mendadak gelap, namun anehnya aku kemudian bisa melihat wajah seseorang dengan jelas. Aku juga bisa mendengar suaranya.

Betapa aku sangat merindukannya sekarang, ingin bertemu dengannya, ingin berbicara dengannya. Ada yang harus aku katakan pada orang itu. Aku harus memberi tahunya aku rindu. Hanya sekali saja...

Kalau boleh, aku ingin mengatakannya sekali saja...

(kutipan prolog novel Ilana Tan)

Sebenarnya memang itu yang ku rasakan, seperti penggalan prolog itu, aku merindukanmu... Dan tidak bisa mengabaikan prasaan yang menyiksa pikiran ini.


Published with Blogger-droid v2.0.4

No comments:

Post a Comment